mengapa bunda tidak mau sholat

Mengapa Bunda Tidak Sholat ?

“Alif, shalat yuk. Sudah adzan!” seru ayah.

“Yaah, lagi seru nih, Yah,” balas Alif yang sedang asyik bermain puzzle.

“Nanti kan bisa dilanjutkan lagi Lif. Tapi sekarang Allah sudah rindu ingin ketemu Alif yang lagi shalat. Kalau main puzzle kan bisa lagi habis shalat,” jawab ayah.

“Oh, ya sudah deh. Janji ya nanti lanjut main lagi,” walau masih terasa berat, Alif pun menurut perintah ayahnya.

Ayah pun segera memuji Alif, “Nah gitu dong jagoannya ayah! Bisa mengalahkan hawa nafsunya. Yuk!”

“Bunda, Alif sama ayah pergi ke masjid dulu ya. Mau shalat! Bunda juga shalat ya,” Alif memberitahu ibunya.

“Iya Alif. Tapi Bunda sekarang lagi tidak shalat,” jawab ibunya.

“Lho kok Bunda tidak shalat?” tanya Alif keheranan.

“Soalnya Bunda sedang haid, Alif,” jawab ibunya.
“Haid itu apa Bunda?” tanya Alif.

“Alif tahu air kencing? Itu najis kan ya. Nah haid itu najis juga, yang cuma dialami perempuan yang sudah baligh. Karena itulah kalau Bunda sedang haid, tidak boleh shalat,” jelas bunda.

“Kok enak sih nggak shalat?” sergah Alif.

“Justru Alif yang enak bisa terus-menerus shalat. Bunda kan ingin juga shalat, bersujud pada Allah. Tapi Allah melarang Bunda shalat. Bunda taat pada perintah Allah. Seperti Alif dan ayah yang shalat karena taat perintah Allah, gitu kan jagoannya Bunda?” jawab bunda lembut.

“Iya betul! Alif kan jagoannya shalat! Alif berangkat dulu ya sama ayah. Assalamualaikum,” seru Alif.

“Iya, waalaikumsalam,” bunda menjawab salam Alif.

Ayah Bunda, shalat merupakan perintah Allah untuk mendekatkan diri kita kepadanya. Dan untuk bisa shalat kita harus terbebas dari najis. Itulah sebabnya wanita yang sedang haid diperintahkan untuk tidak shalat. Seperti perintah Allah dalam ayat ini.

“Mereka bertanya kepadamu tentang (darah) haid. Katakanlah, “Dia itu adalah suatu kotoran (najis)”. Oleh sebab itu hendaklah kalian menjauhkan diri dari wanita di tempat haidnya (kemaluan). Dan janganlah kalian mendekati mereka, sebelum mereka suci (dari haid). Apabila mereka telah bersuci (mandi bersih), maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepada kalian.” (QS. Al-Baqarah: 222)
Anak biasanya akan mempertanyakan mengapa ibunya terkadang tidak shalat. Tentu baik menjelaskan tentang fenomena haid itu sendiri, seperti darah yang mengalir.

Namun untuk menumbuhkan ketakwaan kepada Allah, kita bisa mengajarkan tentang mengapa perempuan haid tidak shalat, yaitu karena mengikuti perintah Allah.

Semoga dengan begitu, insya Allah anak kita akan belajar tentang bagaimana ibunya taat kepada perintah Allah, dalam keadaan apa pun. Semoga dengan begitu, anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi muslim yang bertakwa. Aamiin Ya Rabb.

Wallahu alam bish shawwab.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *