bundakapankiamatdatang

Kiamat Itu Kapan Datangnya?

“Ayah, kata teman-teman nanti dunia ini bakal hancur ya? Kiamat gitu ya?” tanya Alif selepas main dengan teman-temannya.

“Iya, Alif. Salah satu hal yang harus kita imani adalah kiamat akan datang,” jawab ayah.

“Kalau kiamat datang, nanti rumah kita hancur ya, Yah? Sekolah juga?” tanya Alif lagi.

“Iya Lif. Semuanya hancur. Bukan cuma sekolah, nanti gunung-gunung juga berterbangan Lif,” ayahnya menimpali.

“Ngeri ya, Yah. Kiamat itu kapan datangnya ya, Yah?” tanya Alif sambil bergidik.

“Iya benar mengerikan Lif. Makanya kita harus banyak-banyak berdoa supaya Allah lindungi dari fitnah akhir zaman nanti. Nah soal kapan datangnya kiamat, itu cuma Allah yang tahu, Lif,” jawab ayah.

“Rahasia ya, Yah. Kenapa ya Allah merahasiakannya?” rasa penasaran Alif makin berkembang.

“Wallahu alam Lif. Hanya saja hikmahnya adalah kita jadi harus terus beribadah untuk mempersiapkan yang terbaik dalam menghadapi hari kiamat Lif. Karena kita tidak tahu, kita harus tidak boleh lengah,” jelas ayah.

“Ooooh, gimana ya caranya supaya kita bisa mempersiapkan hari kiamat Yah?”

“Ada banyak Lif. Yang pasti kita harus tetap beriman. Karena Allah akan selalu melindungi orang-orang yang beriman,”

“Alif termasuk orang yang beriman kan Yah? Alif mau dilindungi sama Allah di hari kiamat nanti.”

“Insya Allah, Nak. Semoga Allah selalu menjaga keimanan kita,” kata ayah sambil mengusap-usap kepalanya Alif, “kita berdoa ya semoga kita selalu Allah jaga. Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik. Yaa Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.”

“Aamiin,” kata mereka berdua sambil mengangkat tangan lalu mengusap muka.

Ayah Bunda,

Keimanan terhadap hari kiamat merupakan salah satu ajaran Islam yang harus tertanam dan diyakini oleh setiap muslim. Oleh karena itu, kita perlu mendidik anak-anak agar meyakini hari kiamat.

Satu hal yang perlu ditekankan sebelum mengenalkan hari kiamat adalah kita perlu memastikan kalau anak sudah memahami cinta, ampunan, rasa sayang, dan karunia dari Allah.

Mengajarkan hari kiamat itu menimbulkan perasaan takut dalam diri anak. Jika dilakukan terlalu dini, akibatnya malah anak menjadi trauma. Itulah sebabnya kami merekomendasikan obrolan ini dibahas setelah anak menginjak usia 10 tahun.

Pada usia ini Rasulullah sudah memerintahkan kita untuk memukul anak jika dia meninggalkan shalat (tentu ada beberapa ketentuan yang perlu kita penuhi tentang hal ini). Anak sudah memahami konsekuensi logis dari suatu perbuatan pada usia 10 tahun.

Menceritakan keadaan hari kiamat perlu dibarengi dengan menumbuhkan keimanan akan sifat-sifat Allah agar anak-anak selalu ingin mendekat kepada Allah, karena hanya Allah yang bisa melindungi kita dari fitnah akhir zaman.

Salah satu pertanyaan utama tentang hari kiamat adalah waktu kejadiannya. Untuk itu Allah berfirman dalam surat Al-A’raaf ayat 187.
“Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, ‘Kapankah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’”

Jadikan pertanyaan anak tentang hari kiamat sebagai kesempatan untuk meningkatkan keimanan dan semangatnya dalam beribadah.

Semoga Allah terus menjaga kita dari fitnah-fitnah akhir zaman ini. Aamiin Ya Allah.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *